“The Baby Alien” Mampu Jadi Legenda MotoGP

Marc Marquez

CARVERA – Julukannya “The Baby Alien”, ya Marc Marquez sejak awal memang memiliki bakat luar biasa di dunia MotoGP. Para pengamat maupun penggamat balapan kuda besi itu pasi meyakini, dengan kemampuan yang dimiliki Marquez saat ini, pebalap asal Spanyol itu diprediksi mampu menjadi salah satu legenda MotoGP.

Tak salah jika predikat sang legenda melekat kepada diri Marquez. Pasalnya, rider kelahiran Kota Carvera itu menjadi pebalap termuda yang sukses menjuarai lima gelar juara. Puncaknya, saat dirinya merebut gelar juara ketiga di ajang MotoGP pada musim 2016.

Ini adalah gelar juara dunia ketiga Marquez di kelas MotoGP yang diraihnya di usia 23 tahun. Sebelumnya, Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim 2013 dan 2014. Selain itu, ini adalah gelar juara dunia kelima dari semua kelas yang pernah diikutinya, yakni Moto2 pada musim 2012 dan kelas 125cc pada musim 2010.

Jauh sebelum dirinya setenar ini, Marquez kecil sempat diajak orang tuanya untuk menggeluti dunia balapan motocross kecil. Kepiawaiannya itu lantas membuat Marquez terus mendapatkan perhatian para pemerhati balap.

Alhasil, Marquez remaja untuk kali pertamai mulai menggoreskan tinta kedalam catatan lembaran sejarah hidupnya sebagai pembalap profesional pada 13 April tahun 2008 dilintasan sirkuit GP Portugal turun dikelas 125cc, kala itu pria yang kini memiliki tinggi 168 cm ini masih berusia 15 tahun 56 hari. Hebatnya, pemilik Nomor 93 di tim Repsol Honda itu langsung sukses meraih podium tertinggi pertama pada helatan GP Inggris 22 Juni 2008, itu berarti 71 hari sejak ia memulai karir sebagai pembalap diajang GP Portugal.

Setelah melewati masa tgaa tahun atau tepatnya pada tahun 2011, pebalap binaan Valentino Rossi itu memutuskan untuk naik kelas. Marquez erhasil keluar sebagai juara dunia dengan total poin 310 dari 17 kali balapan dan berhasil 12 kali naik podium dengan 10 kali membukukan juara podium di balapan kelas 125cc musim 2010.

Tepatnya pada tahun 2011, Marquez mulai petualangan baru di kelas Moto2. Ia bergabung dengan tim Monlau Competicion. Hasilnya memang belum bisa menjadi juara. Marquez hanya finis di posisi kedua klasemen akhir dengan total poin 251. Saat itu, Marquez mengumpulkan 7 kali kemenangan dan 11 kali naik podium.

Situasi langsung berubah ketika dirinya menjalani musim kedua di Moto2. Berkat bakat alaminya, langkah Marquez begitu luar biasa di tahun 2012. Dia sukses menjadi jawara Moto2. Dengan total poin 324 hasil dari 9 kemenangan serta 14 kali naik podium dari 17 kali balapan.

Situasi ini yang membuat pabrikan Honda tepatnya tim Repsol Honda kepincut dengan talenta Marquez. Pada musim 2013, untuk kali pertama dirinya menunggangi motor Honda di kelas primer atau kelas Tertinggi MotoGP.

Debut pertamanya pada musim 2016 langsung mengundang decak kagum. Marquez langsung mencetak sejarah dengan menjadi juara pada musim ini. Pebalap muda itu mengalahkan rider jagoan macam Valentino Rossi yang sudah langganan juara atau Jorge Lorenzo.

Saat menjadi juara dunia untuk pertama kalinya, Marquez berhasil 16 kali naik podium dengan total 6 kali juara 1 dan sebagai runner up serta sisanya posisi ketiga sebanyak 4 kali dengan total poin 334.

Di tahun berikutnya, Marquez tetap tampil dominan. Bahkan, bisa dikatakan penampilan terbaik dibukukan The Baby Alien pada musim 2014. Pasalnya, dirinya sukses mempertahankan gelar juara dunia yang diraih tahun sebelumnya. Hingga balapan terakhir di Valencia ia berhasil mengumpulkan poin sebanyak 362

Memasuki musim 2015, Marquez kurang beruntung karena hanya mampu mengisi podium ketiga Juara Dunia MotoGP. Hal tersebut juga mengkandaskan impiannya untuk meraih juara dunia tiga kali secara beruntun. Dan akhirnya di musim 2016, pembalap berjuluk The Baby Alien ini berhasil menambah koleksi juara dunianya yang ke-3 di kelas MotoGP.

No Comments

Leave your comment