Komite Olimpiade Internasional Cabut Medali Emas Jamaika

LONDON – Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberi konfirmasi pencabutan satu medali emas yang diraih Jamaika pada perhelatan Olimpiade 2008 di cabang atletik.

Pasalnya, salah satu atlet lari Jamaika, Nesta Carter terbukti menggunkan doping, yaitu methylhexaneamine atau ‘DMAA’, zat perangsang yang sejak 2004 dikategorikan terlarang untuk digunakan.

IOC melakukan pencabutan itu untuk cabang atletik di nomor estafet 4×100 meter putra Olimpiade 2008 yang berlangsung di Beijing, Tiongkok.

Menariknya, pencabutan itu membuat perolehan emas sprinter terbaik dunia saat ini Usain Bolt berkurang. Sebabnya, Bolt juga menjadi bagian tim estafet Jamaika di nomor estafet 4×100 meter putra

Dengan demikian, Bolt tidak lagi dapat membanggakan keberhasilan dirinya meraih rekor “triple-triple”, yakni merebut tiga emas dalam tiga nomor sprint yang sama di tiga ajang Olimpiade secara beruntun.

Dalam pernyataannya, IOC menegaskan, tim estafet Jamaika telah “didiskualifikasi, dimana medali, pin, dan plakat dicabut (dari perhitungan peraih medali) dan seharusnya dikembalikan”.

Tahun lalu, Bolt sempat menegaskan sikapnya yang akan mengembalikan medali emas andaikata rekannya terbukti memakai doping.

“Saya tak senang dengan situasi seperti ini. Sangat menyedihkan mengingat kerja keras kami bertahun-tahun dibatalkan. Tapi, jika saya diharuskan mengembalikan medali emas itu, saya akan melakukannya,” tegas Bolt.

Dengan keputusan IOC tersebut, maka medali emas nomor estafet 4×100 m putra Olimpiade 2008 dialihkan ke tim Trinidad & Tobago, sedangkan medali perak dan perunggu diberikan kepada tim Jepang dan Brasil.

No Comments

Leave your comment