Kejutan, Andy Murray Tersingkir dari Australia Terbuka 2017

Andy Murray

MELBOURNE – Kejutan. Petenis nomor satu dunia, Andy Murray harus mengakhiri perjuangannya di turnamen Australia Terbuka 2017. Pada babak ketiga, Murray disingkirkan petenis non-unggulan Mischa Zverev.

Dalam laga yang berlangsung di Rod Laver Arena, Minggu (22/1/2017), Murray menyerah dalam pertarungan empat set, 5-7 7-5 2-6 4-6.

Kandasnya Murray membuat Australia Terbuka kehilangan dua unggulan teratas karena sebelumnya Djokovic sudah lebih dahulu takluk dari petenis non-unggulan, Daniel Istomin, di babak kedua.

Murray sebenarnya tampil baik di awal laga. Petenis yang baru saja mendapatkan gelar bangsawan dari Ratu Inggirs, mampu mematahkan servis Zverev untuk unggul 3-1 terlebih dahulu di set pertama. Sayang, permainan Murray tak konsisten sehingga ia kehilangan dua gim beruntun. Skor pun menjadi 3-3.

Murray kemudian kembali mematahkan servis Zverev dengan permainan di depan net sehingga ia unggul 5-3, tapi lagi-lagi Zverev mampu bangkit. Ia bahkan mampu merebut empat gim selanjutnya dengan permainan agresif serve and volley untuk merebut set pertama dengan kemenangan 7-5.

Set kedua, berhasil direbut oleh Murray. Namun itu juga harus dengan susah payah hingga Murray akhirnya bisa menang dengan skor 7-5. Kemenangan di set kedua tak berlanjut di set berikutnya. Murray di luar dugaan tampil buruk di set ini. Ia bahkan harus menyerah dengan skor yang cukup telak 2-6.

Di set penentuan, Zverev langsung mematahkan servis Murray untuk unggul 2-0. Murray kemudian bangkit dan memperkecil selisih menjadi 2-3 dengan servis as. Akan tetapi Zverev yang tampil percaya diri tak memberikan kesempatan Murray bangkit dan akhirnya menang 4-6.

Seperti Koma
Setelah pertandingan, Zverev mengaku dirinya bertanding melawan petenis nomor satu dunia Andy Muray seperti koma.
Zverev yang berasal dari Jerman, untuk kali pertama dalam hidupnya mencapai babak perempat final turnamen level Grand Slam dengan mengandaskan Murray. Ia menampilkan permainan agresif serve and volley yang tak biasa dan delapan kali mematahkan servis Murray, sang petenis nomor satu dunia.
“Sejujurnya, saya sedikit berada pada kondisi koma (tak sadar). Saya hanya terus memainkan serve dan volley sepanjang pertandingan,” kata Zverev yang akan bertemu dengan Roger Federer atau Kei Nishikori di babak selanjutnya.

“Ada beberapa poin yang bahkan saya sendiri tak tahu cara memenanginya. Saya merasa sangat senang. Bagaimana bisa Anda tak mampu fokus? Ini sangat berarti bagi saya.”

Ketika juara bertahan Novak Djokovic tersingkir di babak kedua di tangan petenis nomor 117 dunia Denis Istomin, Murray mungkin merasa ia takkan memiliki kesempatan lebih baik lagi untuk merebut Australia Terbuka pertama.

“Ia pantas menang karena ia bermain hebat saat ketinggalan, dan juga pada momen-momen penting,” kata Murray, petenis yang pernah kalah lima kali di final Australia Terbuka — empat di antaranya dari Djokovic.

“Sepanjang pertandingan, saya seperti tertinggal beberapa set. Tapi sebelum-sebelumnya saya juga pernah merasakan kekalahan pahit dan akhirnya bangkit.”

No Comments

Leave your comment