Nadal Tantang Federer di Final Australia Terbuka 2017

MELBOURNE – Lewat perjuangan yang menguras tenaga, Rafael Nadal dipastikan bakal menantang Roger Federer di partai final turnamen Australia Terbuka 2017. Itu merupakan final ideal yang memang diprediksi sebelumnya setelah Andy Murray dan Novak Djokovic tumbang.

Pada pertandingan babak semifinal di Rod Laver Arena, Jumat (27/1/2017) malam, Nadal harus bermain lima set untuk menyingkirkan unggulan ke-15 petenis Bulgaria, Grigor Dimitrov. Nadal yang ditempatkan sebagai unggulan kesembilan harus ekstra keras menundukka Dimitrov dengan skor 6-3, 5-7, 7-6 (7-5), 6-7 (4-7), dan 6-4, dalam waktu 4 jam dan 56 menit.

“Saya tidak pernah bermimpi bisa kembali lagi melaju ke final di Australia Terbuka. Ini merupakan laga spesial di final melawan Federer. Kami akan bertanding lagi disini,” kata Nadal.

Hanya pertandingan di set pertama yang berlangsung selama 35 menit dapat dikatakan biasa-biasa saja. Tensi dan emosi mulai meningkat di set kedua. Hal ini terjadi menyusul keberhasilan Nadal mengejar ketinggalan dua game, 3-5 menjadi 5-5. Namun, setelah 63 menit bertarung, Nadal menyerah 5-7.

Di set ketiga, laga kian menarik. Adu groundstroke terus terjadi. Tak jarang, baik Nadal maupun Dimitrov menyuguhkan pukulan winner yang memukau di ujung baseline. Setelah masing-masing mempertahankan servis, skor 6-6 atau terjadi tie-break. Nadal mampu lolos dari lubang jarum dan menang 7-5 dalam waktu 70 menit.

Jalannya set keempat mirip dengan set ketiga. Sama-sama menang servis, untuk kedua kalinya terjadi tie-break. Dimitrov mampu memanfaatkan stamina Nadal yang mulai terkuras dan unggul 7-4 dalam waktu 64 menit.

Pertandingan di set terakhir atau kelima benar-benar membuat penonton dari dua kubu jantungan. Silih berganti kedua petenis memanfaatkan kesalahan lawan.

Momen kemenangan Nadal terjadi di game kedelapan saat dirinya tertinggal 3-4. Memegang servis, Nadal sempat tertinggal 15-40. Namun, berkat kematangan bermain ditambah dukungan publik Australia, Nadal lolos dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Kegagalan di game tersebut tampaknya membuat mental Dimitrov runtuh. Meski mampu kembali bangkit setelah dua kali melakukan double-fault, Dimitrov gagal mempertahankan servisnya. Alhasil, di game kesepuluh, Nadal menuntaskan pertandingan dengan skor 6-4 menyusul pukulan Dimitrov yang memanjang.

No Comments

Leave your comment